Lakon

Sebuah pertunjukan akan dipentaskan. Dalang memulai membagi peran. Aku sendiri masih terdiam, malu. Aku belum pernah terlibat sebuah pementasan, aku masih awam. Pada saat giliranku tiba, dalang memberiku sebuah peran yang aku sendiri belum mengerti seperti apa.

Sudah terputuskan atas garisku
Aku berhenti disatu peran yang harus kumainkan
Antagonis? Bukan
Protagonis? Bukan juga
Tritagonis, figuran? Bukan semuanya
Aku berdiri disatu titik, semuanya tak tersirat
Bingung, tapi aku harus tetap berperan
Mencoba menelaah tanpa berlatih
Ya, aku tahu harus menjadi siapa aku
Ya, aku tahu inilah garisku
Lakon untuk hidupku sendiri
About these ads

5 thoughts on “Lakon

  1. kali ini mba Lea ngebahas lakon, maknanya dalam banget menurutku.
    sama kayak Tuhan memberikan kita kesempatan hidup di bumi tanpa pernah tau lakon apa yang akan kita perankan.

    aih,,citra..makasih yak

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s