Selamat pagi kawan, selamat damai dan sejahtera untuk dunia nyata maupun dunia maya. Kangen rasanya berceloteh disini. Bagi yang sudah kenal saya, maaf sekian lama saya hiatus dan tidak memperbaiki ataupun menambah tulisan disini. Yah, sudah saatnya saya mengurusi banyak hal di dunia nyata. Sampai saya sendiri pun sulit untuk mengurus diri saya sendiri, apalagi mengurus rumah kedua saya ini. Dan saya hanya bisa mengucapkan, “Maaf, saya khilaf.”
Well, saya kembali menulis disini bukan berarti saya akan rutin update yah (pede!) ![]()
Saya hanya ingin berbagi cerita dan kebahagiaan saya, dan sedikit agak mistis. Beberapa bulan yang lalu saya mengikuti kontesnya Mba Indah tentang promosi Kaos Khas Semarang (baca disini). Singkat cerita saya termasuk dalam pemenang 10 besarnya. Masing-masing pemenang akan mendapatkan Kaos Khas Semarang tersebut gratis tis ti tisss….
Nah, setelah beberapa lama kaos itu terbungkus rapi dikirim dari Mba Indah. Padahal saya sudah lupa kalau saya bakal dikasih kaos gratis. Begitu baiknya Mba Indah mengikuti request saya tempo dulu. Saya memang paling suka warna putih, dan saya minta kaos tersebut sesuai ukuran saya. Dan setelah saya buka, ternyata Mba Indah tidak lupa dengan permintaan saya. Saya pakai malam itu juga. Bukannya mau lebay dan omong kosong, tapi kenyataan yang say paparkan dan tertera disini memang betul adanya. Kaosnya adem, bahan bener-bener bahan kaos 20′s, dan tidak ada lecet ataupun kesalahan jahit seperti kaos-kaos distro yang sering saya beli. Pokoknya saya tidak kecewa.
Setelah saya dapat kejutan itu, saya konfirmasi ke Mba Indah melalui pesan singkat di ponsel. Tapi kemungkinan pesannya pending, karena sampai sekarang Mba Indah belum balas SMS saya. Bunyinya kurang lebih begini, “Mba Indah, kaosnya sudah sampai. Terima kasih ya, saya suka dan puas sekali. Untuk postingan di WP ditunggu yahhh, nunggu ada waktu luang.”
Dan beberapa minggu pula saya tidak lekas menyempatkan janji itu. Sampai tadi malam saya bermimpi Mba Indah berteriak pada saya, “Kamu belum menyelesaikan tugasmu ya?”
Serius, saya kaget. Seperti nyata ditagih janji
Walaupun sebenarnya mungkin Mba Indah bukan tipe seperti itu, tapi saya sudah kadung janji entah itu kepada beliau atau kepada diri saya sendiri untuk menyampaikan testimoni saya tentang Kaos Tjorodjangkrik itu.
Atas nama dunia perkaosan, saya suka sekali dengan produk Kaos Khas Semarang Tjorodjangkrik itu. Saya tidak akan memaparkan lagi kenyataan bagaimana bagusnya kaos itu. Jika kalian penasaran dengan omongan saya, silakan buktikan sendiri. Anda bisa membelinya disini danĀ Anda tidak akan menyesal.
Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada Mba Indah untuk meluangkan sedikit waktunya untuk memenuhi permintaan saya.
*Tulisan ini dibuat atas dasar kesadaran dan kenyataan juga tanpa paksaan maupun tekanan dari pihak manapun. Hidup oblong!!


lha, akku ora dikabari ana kontes kue ya mba?
apik tenan yakin kaose. . .manis.
weaah, kaos khas semarang ya?? klo di padang ada namanya Tangkelek dan Kapuyuak (kecoa)
wah… Desi mesti dikabari kie…