Mentari tahun ini ceria
Dari balik putihnya awan ada senyuman manis
Pada tiupan semilir angin ada belaian lembut
Pada rumput hijau yang tumbuh ada wewangian yang khas
Dan diantara itu semua ada pembaringan yang usang
Pada setiap sudutnya yang retak dan terkikis
Pada balok pualam yang menempel
Tertulis nama bukan sembarang nama
Pada hati yang tulus yang ingin selalu bersimpuh di depannya
Setiap air mata yang menetes pada nisannya
Dan yang selalu ingin kuucapkan
Maaf…
*Dedicated for my mom, I’m sorry I haven’t been able to make beautiful your grave. Miss you so badly
suka beud….
klo saya bales puisinya bs g???
q bales : ‘dimaafkan’
salam kenal’
puisinya dari kisah nyata apa sekedar puisi ya?
semoga tenang di alam sana
hehe dan aku juga mau balas ah yaitu “maaf-maafan”.. hehe
keren. Puisi kamu pasti bisa digunakan buat minta maaf dengan seseorang.
Lagi bali apa lia??
Mamahmu mesti bangga karo koe li…
Beliau luwih ngerti nek anake BERUSAHA keras…
semangat!!! seperti mentari yang terus tersenyum walau banyak awan hitam, dia cuma di baliknya, tidak pergi.