Hanya Satu Pintaku

Terkadang rasa ingin kembali ke masa lalu selalu bergelayut dibenak saya. Ketika rasa bosan dan lelah menghadapi pahitnya kehidupan, penyesalan dan amarah yang tiada henti, serta berbagai masalah hidup yang teramat sangat komplek.

Ketika semua itu berkecamuk menjadi satu, saya hanya terdiam dan terpejam membayangkan seolah-olah saya berada dimasa 19 tahun yang lalu. Yang tak harus memikirkan beban hidup, tak harus memutar otak mencari pemecahan masalah, dan tak perlu mengeluh. Hanya satu pintaku…

hanya satu pintaku
tuk memandang langit biru
dalam dekap seorang ibu

hanya satu pintaku
tuk bercanda dan tertawa
di pangkuan seorang ayah

apabila ini
hanya sebuah mimpi
ku selalu berharap
dan tak pernah terbangun

hanya satu pintaku
tuk memandang langit biru
di pangkuan ayah dan ibu

hanya satu pintaku
tuk memandang langit biru
dalam dekap ayah dan ibu

Able to restore my spirit after closed. Without music, life would be mistake.
Music by Mocca

One thought on “Hanya Satu Pintaku

  1. orang tua adalah kekuatan kita… tak ada orangtua, takkan lahir kita ke dunia ini😦

    semacam mata rantai yg tak pernah putus ya mas??nanti kita pun demikian

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s