Jawabankah?

Cerita berawal dari sebuah ke-kepo-an saya melihat sebuah akuh fb wanita berjilbab nan elok pun terlihat bersahaja. Tak kenal saya, namun begitu saya melihat foto profilnya saya langsung kagum pada beliau. Bagaimana tidak, wajahnya yang ayu semakin indah dengan kepala terbalut hijab. Senyumnya pun tersungging tulus. Dari situ saya melihat betapa kecantikannya betul-betul terpancar dari dalam jiwanya. Saya saja yang seorang wanita begitu kagum memandang ciptaan Tuhan tersebut, apalagi seorang pria. Langsung saja saya add akun fb beliau dan diconfirm pagi harinya. Sudah puas saya membuka-buka album di fb beliau, saya menutup kembali laptop saya.

Nah, cerita kedua adalah malam ini. Seperti biasa, sepulang dari kantor sekitar pukul 19.00 pasti saya mendampingi anak-anak tetangga belajar. Tiba-tiba salah satu anak yang saya ajar berceletuk, “Semalam aku mimpi (e)Mbak pake jilbab, cantik.” Sumpah demi apa saya langsung makdegser gitu deh. Bukan lantaran pujian dari adek kecil manis nan unyu-nyu itu, tapi terlebih kepada penekanan sewaktu dia berkata “memakai jilbab”. Saya memang sempat terharu, seperti disadarkan dari tidur yang panjang *halah*😳

Entah kenapa akhir-akhir ini memang saya merasa tertarik dengan hijab (Subhanalloh). Semua akun fb wanita yang cantik memakai hijab saya add, kenal ataupun tidak. Setiap kali berjalan-jalan dipusat pertokoan yang saya lihat jilbab dan baju muslim. Ingin rasanya seperti mereka. Namun bukankah berjilbab tidak hanya sekedar “ingin” kan? Memang tak perlu kata-kata “belum siap” untuk menutup aurat karena memang itu suatu kewajiban bagi setiap wanita muslim. Namun itulah kenyataannya yang terjadi dalam diri saya. Dari pada nanti saya tartup tarka (sebentar  ditutup sebentar dibuka) mending saya memang harus memantapkan hati terlebih dahulu, tertutup secara perlahan. Semoga hidayah itu terbuka untuk saya. Aamiin.

7 thoughts on “Jawabankah?

  1. Ping-balik: Kontes Akbar Tinggal Empat Hari Lagi! « Langkah Catatanku

  2. aamiin..😀
    saya dulu juga pelan2 berhijab, Lia. sampai pada akhirnya benar2 mantab & “yak” saya pakai.
    tambahan saja, pernah baca kalimat ini?

    “Mana yg lebih dulu harus dilakukan? Menjilbabi hati atau tubuh?”

    jawabannya? Lia yang lebih tahu.. tetap semangat ya🙂

    iya mbak phie, kalimat itu prnh aku baca dan selalu aku simpan dihati dan sudah pasti jawabanku (mungkin) sama kaya jawabannya mba phie😀 semangat!!!

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s