Konflik

Payah! Sepertinya memang semuanya membosankan. Mengapa tak jua dia berlaku manis?

Pasti karena wanita itu!

Yang mana?

Yah, entah yang mana. Pokoknya pasti karena wanita lain!

Bagaimana bisa?

Ya, hidupnya penuh dengan tantangan. Dia lebih suka hidup dan bekerja dialam bebas. Mungkin diluar sana banyak wanita cantik, lebih cantik darimu.

Yang benar kau! Dia tidak mungkin setega itu.

Namanya kucing pasti akan ngiler kalau dikasih daging segar gratis.

Mungkinkah? Seperti apa wanita itu? Yang jelas aku marah! Akan aku obrak-abrik hidupnya. Tak akan kubuat tenang hidupnya jika ia mengganggunya!

Dina berdiri didepan cermin. Melamun sendiri memandang wajahnya. Sunyi termenung sendiri di apartemennya. Sebelumnya kedatangan David adalah sebuah surprise untuk Dina. Namun semua menjadi berantakan ketika ia teringat obrolannya dengan wanita dicermin itu. Dina gusar, menuduh tanpa alasan kepada David. Keduanya terlibat pertengkaran hebat sebelum akhirnya Dina melempari cermin itu dengan vas bunga. Lalu David meninggalkan Dina seorang diri di apartemennya.

One thought on “Konflik

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s