Biarkan Kodok Berbahagia

Jika langit mulai bergelayut mendung, biarkan kodok mengorek…

Bahwasanya Tuhan menciptakan segala sesuatu itu tidak sia-sia meskipun kita tak tahu untuk apa Ia ciptkan seekor kodok. Jangan pernah membandingkan (apa-apa) yang menjadi ciptaanNya. Tidaklah mudah untuk kita berpikir dan mencuat dimulut kita pertanyaan “untuk apa?”.

Bahwasanya hujan yang selalu membasahi bumi adalah berkah. Ia datang dari titik lelah yang berjuang mengumpulkan uap-uap air dari segala penjuru dan merubahnya menjadi butiran-butiran air yang tersembur dari awan yang pekat dan kelabu. Ia membasahi apa yang kita sebut tanah, tanaman, dan semua itu adalah kebutuhan kita.

Tapi kodok? Ya, kodok yang kita tahu perannya hanya mencaplok serangga-serangga yang memakan tanaman kita, ia pun suka hujan. Berjejer dan bertengger di atas daun lumbu. Mengorek tiada henti, entahlah. Mungki mereka mengadakan semacam upacara penyambutan atas datangnya Dewa Hujan yang mereka puja.

Jangan pernah sarkastik dengan kebahagiaan kodok. Tahukah kalian hujatan demi hujatan yang kalian luapkan, sumpah serapah pada hujan, dan teriakan-teriakan penolakan akan adanya mendung adalah siksaan bagi kodok. Tahukah kalian jika kodok tak pernah satupun yang berdecak pada panas, mengumpat sengatan sang surya, atau mengeluh inginkan hujan. Tak pernah. Dan jika hujan itu datang tanpa kita inginkan, biarkan makhluk lain -yang tak kita ketahui untuk apa diciptakan- berpesta raya, bersenang-senang, dan berbahagia dengan apa yang mereka sebut berkah. Setidaknya, tersirat ungkapan rasa syukur dari mereka kepada Sang Pencipta.

5 thoughts on “Biarkan Kodok Berbahagia

  1. Kata guruku, mereka itu mencari pasangan dengan pamer suara. Saingan, makanya suka ribut gitu kalau hujan.

    berarti bener, hujan itu memang berkah utk mereka ya mbak Ra?

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s