Aku Mencintaimu

untitled

Aku mencintaimu tanpa syarat: tanpa mengapa, bagaimana, dan apa.

Aku mencintaimu seperti air: perlahan mengalir, terbendung, dan memendar sampai ujung nadiku.

Aku mencintaimu dan tidak ingin dipertanyakan: masihkah kau mencintaiku bila aku…?

Aku mencintaimu pun tanpa alasan: karena aku tahu sebuah alasan pasti akan ada sebab dan akibat.

Seperti yang aku katakan: aku mencintaimu seperti air -tak ada sebab, tak ada akibat, mengalir begitu saja-

Aku mencintaimu, meskipun tidak seperti pecinta sejati -bahwa cinta tidak harus memiliki-

Aku mencintaimu, dan aku harus memilikimu.

6 thoughts on “Aku Mencintaimu

  1. iku jenenge meksooooooo. . . hahahahaha

    Yang penting jangan sampai hanyuttt ya, mba.
    Jagalah kondisi air tersebut. Jangan sampai bajir, apalagi kering. . .😆 #emangnya air di sungai.😛

    dan jangan sampai keruh, makanya jangan buang sampah sembarangan kamu dek #eh?

  2. Seperti yang aku katakan: aku mencintaimu seperti air -tak ada sebab, tak ada akibat, mengalir begitu saja

    *Perasaan yang sulit dijelaskan sepertinya.🙂

    seperti menjelaskan dari mana air itu diciptakan😀

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s