Hujan Pagi-pagi

Hujan pagi-pagi
Aku melihat wajah petani kegirangan
Hujan membuat sawah tak jadi kekeringan
Hujan pagi-pagi
Aku melihat wajah buruh menggerutu
Hujan membuat tubuhnya berpeluh
Hujan pagi-pagi
Aku melihat wajah anak-anak sekolah ceria
Hujan membuat tak jadi upacara
Hujan pagi-pagi
Aku melihat wajah bapak guru berjenggot putih panjang berkesah
Hujan membuatnya berkomat-kamit baca mantra
Hujan pagi-pagi
Aku melihat wajah penganggur muda
Hujan membuat matanya sayu dan malas
Hujan pagi-pagi
Aku melihat wajahku di cermin
Hujan membuatku belajar bersyukur pada hari Senin

2 thoughts on “Hujan Pagi-pagi

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s