Sisa Kenangan

Mata ini terpejam, berharap melintas pada kisah lalu

Memutar kembali memori, menyentuh relung pembangkit gairah

Menapaki jalan dengan sisa sampah kenangan

Meski bergairah, ia tetaplah sampah

Aku berbalik pada kisah setelahnya

Tanpa aku sadar ia telah mengunci rapat pintunya

Ah, aku terlambat pulang

Bukan perkara terlambat! ia memekik padaku

Selangkah kau meninggalkanku, aku sudah menguncimu rapat-rapat

Aku terjebak di tengah sampah, sisa kenangan yang sudah kubuang

Tak bisa maju, pun mundur

Langkahku sudah tertanam kokoh pada pusara penyesalan

4 thoughts on “Sisa Kenangan

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s