Gelap Bernada

Bernyanyi saat gelap merangsang sukma

Temaram sinar bulan serasa terlihat dekat

Dibalut kabut malam, pucat

Dengan angkuh sang gelap tertawa

 

Nadaku terdengar sumbang

Hanya sayup kumbang malam ikut berdendang

Diselingi denting jam tua yang berdentang

Tang-tang-tang, gelap masih terbahak riang

 

Syairku hanya berakhir di ujung kelu

Janji sunyi malam semakin membuat pilu

Malamku menjadi kelabu

Namun gelap jadi berubah tertawa ngilu

 

Suaraku merendah, malam memudar

Dingin menyapa, rembulan bernada

Masih dengan gelap

Namun ia diam tak terbahak

19 thoughts on “Gelap Bernada

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s