Kaukah itu, malam?

Kaukah itu, malam? Yang menutup gemerlap dan menundukkan kesombongan? Berbicara pada sunyi yang dingin. Kaukah itu, malam? Yang merupa guratan, menutup-bukakan purnama. Sejenak untuk menyinari, sejenak untuk menyadari. Berbagi dengan yang lain. Kau kah itu, malam? Yang bekerja berputar. Menghadirkan kebisuan, hanya ada rintihan jangkrik tua bergumam mesra. Menenggelamkan keletihan, tak berharap dipandang sekalipun kau membelai dengan kelembutan. Kaukah itu, malam? Yang hadir untuk kami bersimpuh, bertobat dari gemerlap. Menengadah berpasrah. Kaukah itu, malam? Yang dengan sabar mengeja kami, mempersiapkan kami untuk esok yang lebih gemerlap?

10 thoughts on “Kaukah itu, malam?

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s