Duri-Duri Mawar

Barulah jika seseorang terbujur kaku tak berdaya kalian akan menangisinya. Berupaya seolah paling peduli. Nyatanya ketika tegap berdiri, kalian menyakiti. Bukan raganya, tapi batinnya. Dibiarkan berlama-lama hidup dalam kemunafikan kalian dan perlahan menghunuskan pedang ke punggungnya. Ironis. Itulah kalian yang harusnya diberi belas kasihan.
Manakala aku tahu jika aku terlahir macam duri, kalian tak akan tahu bahwa duri dapat menegakkan kelopak mawar. Dan yang kalian lihat hanyalah fatamorgana keindahan.

7 thoughts on “Duri-Duri Mawar

  1. mungkin sama dengan pepatah yang sering saya dengar, “seseorang/benda akan menjadi sangat berharga, ketika orang/benda tersebut sudah tak lagi bersama kita”. betuk mbak Le??

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s