Karunia Pertama

Tuhan tahu jalan kita kemana….

Hampir dua bulan usia pernikahan saya dan suami saya. Alhamdulillah lancar meskipun ada beberapa kendala yang sempat memeras otak dan air mata kami setelahnya. Sungguh luar biasa kecintaan Tuhan kepada umatNya. Ia Maha Tahu kemana jalan yang tepat untuk kita. Saat niat baik atas namaNya kita jalankan, maka seribu mukjizat akan Ia berikan pada kita.

Saya bukti atas mukjizat kuasa Tuhan. Menjelang pernikahan, saya adalah salah satu karyawan yang diberhentikan sepihak oleh salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia. Saya diberhentikan karena kebijakan perampingan budget. Dan yang lebih menyakitkan adalah diberhentikan secara mendadak. Entah saat itu perasaan saya seperti apa. Marah, kecewa, takut, semuanya jadi satu. Dari surat keputusan pemberhentian, saya diberikan kesempatan membereskan administrasi dan semua pekerjaan saya sampai sekitar 7 hari sebelum saya benar-benar out dari kantor.

Selama 7 hari itu saya sibuk mencari pekerjaan, tentunya ditengah saya menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan saya. Karena Tuhan sayang pada umatNya, tak sempat saya menganggur setelah masa tenggang saya berakhir, saya sudah pindah meja dan tentunya pada payung yang berbeda. Ia betul-betul menguasai hati dan pikiran saya, begitu takjub saya dengan kebesaranNya.

Tuhan tahu dimana Ia harus terus menguji keimanan umatNya. Saya tak lantas selalu nyaman dengan kondisi setelahnya. Air mata masih deras, begitu derasnya hingga menjadi lautan. Emosi bercampur, sampai perdebatan dengan orang tua menjelang dan setelah pernikahan saya. Ada perasaan seperti duri dalam daging terhadap kehadiran saya disana. Entah hanya perasaan atau….

Saat yang sama, saya hanya punya Tuhan. Saya bersimpuh mengambil sayangNya. Dan saya tahu, Tuhan tahu jalan apa yang harus saya tempuh. Berusaha untuk lebih dekat denganNya, dan saya kembali temukan mukjizat. Ia berikan karunia pertama untuk saya dan suami saya. Karena saya merasa tak ada satupun yang menyayangi saya selain suami saya, maka Tuhan dengan kasih sayangNya memberi kami kepercayaan. Ia tak meminta apa-apa dari kami, Ia hanya mempercayai kami dapat menjaganya dengan tulus dan ikhlas.

Pada akhirnya, saya merasa sayalah pemenangnya. Dari sekian banyak hal dan orang yang mereka banggakan, saya adalah pemenang tunggal. Saya tak lantas bersombong. Saya hanya membuktikan bahwa saya umat yang patuh kepadaNya. Jika umatNya tak sayang pada saya, Ia yang akan mencurahkan kasih sayang yang lebih kepada saya. Dan saya tahu, Tuhan tahu kemana jalan yang harus saya tempuh….

 

 

5 thoughts on “Karunia Pertama

  1. Ketika keadaan membawa kita ke dalam lingkar persoalan, Tuhan selalu memberikan hal terbaik untuk kita. Dan rupanya, apa pun itu, telah mampu mendekatkan diri kita pada Tuhan.

    Salam hangat selalu..πŸ™‚

Just comment, and I will comment you back...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s